Apa itu resepsi pernikahan? Pahami arti resepsi, bedanya dengan akad, dan cara menghitung porsi katering serta biaya acara agar anggaran tetap terkendali.
Resepsi pernikahan adalah perayaan yang mengundang tamu untuk memberi ucapan selamat kepada pasangan. Acara ini biasanya digelar setelah akad, tetapi ada keluarga yang memilih menggabungkannya di hari yang sama. Susunan acara, dekorasi, dan jumlah tamu sangat bergantung pada adat, anggaran, dan tempat yang dipilih.
Rumus aritmetika. Persentase kehadiran dan cadangan adalah kebiasaan umum. Tidak memakai rujukan resmi.
Tamu hadir = jumlah tamu x persen hadir
Porsi = tamu hadir x (1 + persen cadangan)
Total katering = porsi x harga per porsi x (1 + biaya layanan)
Ada 300 undangan, 80 persen diperkirakan hadir, cadangan 10 persen, harga Rp 45.000 per porsi, dan biaya layanan 10 persen. Tamu hadir 240 orang. Porsi menjadi 264. Subtotal 264 x Rp 45.000 = Rp 11.880.000. Dengan biaya layanan 10 persen, total menjadi Rp 13.068.000. Angka ini hanya contoh untuk memperjelas hitungan.
Akad adalah prosesi pengikatan pernikahan secara agama dan hukum. Resepsi adalah perayaan yang mengundang tamu untuk memberi ucapan selamat.
Tidak ada aturan tunggal. Urutan dan waktu resepsi mengikuti adat, kesepakatan keluarga, dan ketersediaan tempat.
Sebagian keluarga memakai perkiraan 70 sampai 90 persen. Angka ini hanya kebiasaan yang sering dipakai, dan tiap acara bisa berbeda.
Tidak selalu. Akad biasanya lebih sederhana, tetapi biaya bisa berbeda tergantung jumlah tamu, lokasi, dan dekorasi yang dipilih.
Gunakan kalkulator berikut untuk menghitung angka sesuai kebutuhan Anda.
Istilah berikut sering muncul bersama topik ini.
Kalau ada kalkulator atau fitur untuk pernikahan yang Anda butuhkan, tulis permintaannya.